Membaca Chart ala nubie

02 Desember, 2008 Leave a Comment

Berikut ini cara saia membaca chart dengan bantuan candlestick chart dan garis S/R. Saia tidak memasukan dulu fibo KG dan analisa MA KG,biar lebih fokus ke hal mendasar dulu.

perhatikan chart GBP/JPY hari kemarin ( 1 Desember 2008 )

Pembacaan chart saia sebagai berikut :

Di TF H4,harga terlihat melakukan konsolidasi di sekitar garis resistan,dan sedikit demi sedikit membentuk formasi Segitiga. Artinya,tekanan jual dan beli sedikit demi sedikit berkurang dan berimbang,di cirikan dengan jelas oleh bentuk chartnya yang mengkerucut/membentuk segitiga. Jadi sy menandai pair ini dengan perkiraan akan ada gerakan yang cukup gede.



Di TF H1,setelah price bergerak turun pada pembukaan market senin pagi,harga terlihat jelas melakukan konsolidasi setelah memantul di garis support seperti yang terlihat dalam kotak ungu. Rencana sementara sy melihat hal ini,sy akan open buy saat price memantul lagi di garis support,open sell dilakukan jika price menembus garis support dengan memperhatikan salah satunya : close candle H1 apakah di bawah atau di atas garis support,jika price menembus support jauh n bergerak kembali ke garis support yang ditembus maka `near term` strategy nya BRV jadi pilihan,memeprhatikan bentuk dan formasi candle di TF yg lebih kecil.

TF M15, sy menggunakannya sebagai `jendela` buat entry. Di TF ini bisa terlihat ada beberapa titik yang bisa dijadikan titik entry ideal.
  • titik 1: Biasanya jika terjadi gap saat pembukaan market,price cenderung bergerak menutup gap tersebut,dan beberapa titik kemungkinan untuk price berbalik adalah di titik closing market sebelumnya,juga dititik S/R sebelum close market.GJ berbalik di titik close market hari jumat (ini di broker sy lhoo,kl yg lain g tau).open sell bisa dilakukan saat terbentuk candle turun/hitam seperti pada gambar
  • titik 2 : ini adalah titik yg sy gunakan buat entry. Seperti yg sebelumnya sy jelasin diatas,di H1 price meakukan konsolidasi yg jelas,so..ini adalah detail dari planning sy diatas. Sy open sell saat price bergerak menembus support dan candle H1 juga close di bawah support. Sy spekulasi dikit,tidak menunggu `near term` set up BRV terbentuk karena melihat bentuk candle di M15 di tutup penuh (buntutnya dikit..heheheh) dan open candle M15 berikutnya di buka sedikit meloncat kebawah. Candle yang penuh dan open candle yang loncat menunjukan dominasi sell yang kuat,sehingga kemungkinan untuk price bergerak turun ckp besar,apalagi price baru nembus Support.
  • titik 3 : ini adaah titik entry alternatif yang mungkin. Dititik ini terbentuk wave kecil,yang ditandai oleh satu candle naik/putih kecil,dan di susul oleh satu candle tipis (kl ga salah doji ya??? ).Pembacaan sy,tekanan naik tidak mampu mendominasi,dan mendapat tekanan seimbang dari seller yang terihat jelas pada candle tipis.Open posisi yang memungkinkan cenderung lebih pada sell,karena kemungkinan besar momentum dari gerakan turun masih cukup besar.So,entry sell lebih aman dilakukan setelah terbentuk candle hitam/turun. kalau ternyata naik,ya evaluasi ulang..hehehehe..
  • cara yang sama seperti point 3 bisa di terapkan di wave2 selanjutnya dibawahnya.
Ini pembacaan chart dasar ala saia,mungkin terlihat ribet n ga jelas,tapi sy cukup nyaman dengan cara seperti ini kok...makum masih nubie..wkwkwkwkwk. Sejauh ini membaca chart seperti itu ditambah analisa ala KG memberikan hasil memuaskan buat hati sy (kl plopitnya masih sering ilang lagi gara2 masih ga sabaran dan penyakit harus-buka-posisi.... qqqqq).

narsis dikit ah hasil di GJ kmaren..

itu acc micro ...heheheh...maklum nubie korban mc... qqqqqqqqqqq

0 komentar »