,

Jujur : kunci kemajuan (katanya..)

30 Mei, 2009 3 komentar

Sudah rada lama (bahkan mungkin lama) trading kok perasaan hasilnya gini -gini aja ya? dimana yang salah ya? mungkin pertanyaan kayak gini pernah mampir di benak rekan-rekan.

kalau saya yang ditanya,pasti jawabnya ` ngga tahu..orang masih nubie kok..(^^)!..` . Tapi kebetulan nubie ini lagi mencoba menjalani langkah sederhana buat mencoba memperbaiki keadaan tersebut. Caranya ? dengan JUJUR .. klise banget ya.


So, jujur itu maksudnya kaya gimana sih? saya pikir yang utama kita harus jujur sejujur-jujurnya pada diri sendiri. Buat semacam rangkaian pertanyaan `why/kenapa` pada diri sendiri dan jawab dengan sejujurnya. Misalkan seperti pertanyaan sederhana ; sudah profitkan trading saya secara keseluruhan? jika ngga kenapa? dan seterusnya. Coba aja deh, seringkali kita malah berbohong pada diri sendiri. seringkali jawaban yang keluar dari diri hanyalah alasan alias pembenaran dari apa yang kita lakuin..atau malah menyalahkan sesuatu/orang lain.

langkah selanjutnya adalah jujur pada orang lain, dalam hal ini rekan-rekan trader lain. jika kita nda tau tentang sesuatu ya cari tau, jangan mengaku-ngaku atau atau malah mengarang-ngarang sesuatu. Pengalaman baru menjadi pengalaman yang berguna jika kita bisa dan mampu belajar dari pengalaman tersebut. Jika ngga, yah buat apa ?? ngga ngaruh kali (><)! .. intinya sih itu ya, cuma saya bingung nulisnya gimana.

so, apakah saya sudah berhasil dalam trading? belum. Kenapa? mentalnya masih memble. Apakah saya sudah cukup tau `celah` untuk mendapatkan profit? kayaknya sih sudah. terus kenapa tradingnya masih belum berhasil? mentalnya belum bener. Sudah profitkan saya? lumayan,lebih banyak dari lossnya. Terus kok masih belum berhasil juga? profitnya abis gara2 greedy. Itu semacam `pengakuan` dari saya sendiri. Dari sedikit pertanyaan saja udah kelihatan jelas kalau masalah mental trading sy masih kurang jauuuuh banget. knowledge isn`t power,proper use of knowledge IS the true power. udah ah..cuma cakap-cakap nubie ngelantur aja ini mah...ngga nyambung..(^^)

Moving Average VI : sample tambahan dan lower time frame

19 Mei, 2009 0 komentar

Di postingan sebelumnya,ada pic capture hasil trading dengan menggunakan analisa KG berdasarkan Moving average+pattern nya. Sebagai perbandingan,berikut ini adalah hasil loss nya..qqq..

nubie mencoba sell saat price ada di area MA weekly yang masih trending down,dengan asumsi price akan berbalik disana. Ternyata oh ternyata price berhasil menembus MA weekly. Sebetulnya saia lebih suka nerima aja,yah..mungkin emang takdirnya buat loss saat ini..qqq..tapi kalau memang harus di analisa hasilnya, mungkin karena saya terlalu fokus ke MA weekly,dan tidak memperhatikan MA - MA kecil nya yang sedang trending up tajam. Kayaknya itu deh, mungkin cuma dibuat-buat dan penghibur hati dari loss. Paling ngga ada alasannya dah.. (><)! Sedikit tambahan, untuk mendapatkan keadaan yang lebih jelas kita bisa menggunakan lower timeframe dengan beberapa detail yang bisa diperhatikan sebagai berikut :

Di time frame yang lebih kecil,kita bisa mendapatkan detail yang lebih jelas dan kemungkinan set up entry yang lebih banyak. Contohnya seperti di GBP/USD hari ini,di TF 15 menit. Moving average nubie yang digunakan masih sama dengan di TF H1,hanya saja ditambahin dengan Moving Average 4 jam (warna biru,periode 16) untuk mendapatkan detailnya.

cara analisa nya masih sama, dan untuk entry kita bisa menggunakan pola yang sama. Namun sebagai tambahan kita bisa juga menggunakan semacam `Area` untuk entry seperti misalnya yang saya tandai dengan ellipse hijau di TF M15.

Kenapa di area antara MA 4 jam-MA 8 jam? kenapa bukan di area antara MA 8 jam-MA daily?
Alasan saya karena Kedua MA terebut berada dalam jarak yang dekat. Nubie pribadi sering `menetapkan` area antara dua MA atau lebih yang ada dalam jarak yang relatif dekat sebagai area entry buy atau sell. Ini cuma kebiasaan nubie lhoo..mungkin rekan-rekan akan mendapatan kondisi lain yang jauh lebih baik dari ini..dan tentunya lebih cocok dengan rekan-rekan sendiri.

Sebetulnya MA periode mana sih yang lebih kita fokuskan? pusing nih..

kalau nubie mah suka ingat kata-kata KG.."gelombang besar dimulai dengan gelombang kecil, gelombang kecil bergerak searah gelombang besar.." .
Sekilas tampak muter ga jelas ya malah bingung mana yang harus kita fokuskan. Cuma kalau dari pengalaman nubie sih (yang seupil), untuk awal-awal akan lebih baik kita fokuskan ke gelombang kecil dengan bantuan MA periode kecil. Kesananya seiring waktu kemungkinan besar kita bisa melihat dan merasakan bagaimana gelombang-gelombang kecil price bergerak searah gelomang price besar,retrace,bergerak searah lagi,konsolidasi,bergerak lagi searah ataupun berlawanan dengan gelombang besar yang pada akhirnya merubah arah gelombang besar tsb (merubah trend).

ini baru melihat lhooo...(^^)!.. nubie cukup yakin kalau kita semua dapat dengan mudah melihat dan membacanya. Namun dalam masalah memanfaatkannya(buka posisi) itu lain masalah..soal entry mah lebih terpengaruh sama masalah mental,keberanian,money management,rasa ragu-ragu,ga percaya diri, terlalu percaya diri, dll.. Jangan tanya soal ini sama saia deh, itu masalah saia sendiri yang masih digelutin sampe skrg ..hiks (><)! ..

,

Moving average V :sample

18 Mei, 2009 0 komentar

ini contoh dari analisa dan penggunaan MA .

Analisa nubie sebelumnya ; price bergerak dan bermain-main di bawah MA 8 jam,daily,dan weekly sekaligus. Selain itu MA 8 jam dan daily pun sudah berada di bawah MA weekly. Karena price ada dibawh MA-MA diatas,maka nubie berpikir kecenderungan price bergerak turun cukup besar,tinggal mencari celah yang tepat untuk entry sell berdasarkan pattern MA+price yang nubie jelasin di postingan sebelumnya. Entry sell dilakukan saat price menyentuh area MA daily (yang biasa nubie gunain sebagai acuan). berikut ini hasil nya


iseng narsis dikit capture hasil yang minggu kmaren (lupa harinya).


pic yang terakhir parameter MA yang digunain sama,hanya apply nya ke nilai high dan low aja..


so ,pada dasarnya sederhana sekali..jika kita bisa dapet konsepnya,bisa kita customize parameter yang digunain sesuai dengan kebutuhan. Dan yang paling penting adalah paling ngga kita sedikit tahu apa yang kita lakuin. Pengunaannya sy sarankan di tambah dengan pengaplikasian S/R yang jelas sebagai kemungkinan kerangka gerakan price. Bisa berupa S/R klasik dengan line,ataupun berbasis perhitungan seperti deviasi KG (yg nubie gunain), pivot,fibo,dkk..terserah.

Pendapat nubie, pola gerakan MA+price seperti diatas bisa dikatakan salah satu pola yang cukup jelas terlihat di chart, sama halnya dengan gerakan price di area S/R yang bisa terlihat jelas bergerak signifikan.

terakhir, gimana win-loss rationya? tergantung (^^)! jika sudah cukup faham nubie pikir win-loss rationya lebih besar plopitnya,ditambah dengan money managemen yang baik,akan lebih terasi..terasa..qqq (don`t ask me about this..blm bisa ). kritik n saran bakal ama membantu buat nubie..

Moving Average IV

di postingan ini nubie coba bahas penggunaan beberapa MA dan kemungkinan cara entry, area take profit,dan area cut lossnya. Di postingan sebelumnya nubie coba bahas cara `membaca` history chart dengan bantuan satu MA. Jika kita berniat menggunakan beberapa MA, cara membacanya sama saja pada dasarnya. Hanya ditambahin perbandingan antara satu MA dengan MA lainnya. point lainnya: gunakan MA yang lebih besar sebagai panduan `membaca` trend dan MA-MA dengan periode yang lebih kecil sebagai alat bantu membaca `detail`.
di pic nubie nambahin 2 MA lagi yaitu MA weekly (magenta) dan 8 jam (kuning). Pembacaan ceritanya sama saja kayak di postingan sebelumnya. Di bagian A, price terlihat lebih detail/dini saat cenderung bergerak naiknya. Bisa dilihat dari kondisi price yang bergerak menembus MA 8 jam,dan ada diatas MA 8 jam selama beberapa waktu. Pada akhirnya juga terus bergerak naik dan menembus MA daily. Saat itu terjadi,maka kita mendapatkan 2 data ;price bermain diatas MA 8 jam dan daily,dan gerakan rata2 (MA) 8 jam juga ada diatas gerakan rata2 (MA) daily. Ini sudah jadi data berharga yang bisa digunain untuk menarik kesimpulan sementara; price cenderung bergerak naik. Saat price bergerak menembus MA yang lebih besar lainnya (weekly) dan terus bermain diatas nya dan juga ditambah posisi MA 8 jam dan MA daily yang trending up,maka kemungkinan price bergerak naik berdasarkan analisa ini semakin besar.

Di bagian B,saat kondisi MA acuan daily flat analisa yang sama tetap bisa dilakukan. hanya saja lebih fokus ke MA 8 jam (periode yang lebih kecil).

lalu kapan entrynya? ribet amat...
hee..jika kita cukup yakin,bisa aja kita langsung entry saat price bermain terus diatas/bawah salah satu MA acuan yang ditembus. Namun kalau sy pribadi lebih cenderung untuk menunggu terbentuknya pattern (pola) dari MA+price, Sy lebih cenderung untuk entry saat price menyentuh/retrace ke area MA diatas/dibawahnya yang sedang trending dan membuka posisi searah dengan trend sebelumnya. Tentunya dengan mempertimbangkan hasil pembacaan sebelumnya dan memperkirakan gerakan price selanjutnya dari hasil analisa tersebut.

contoh :klik di pic untuk lebih jelas
di pic disamping sy menandai area saat price menyentuh/masuk ke area dekat MA acuan yang sedang trending jelas. sekilas dapat terlihat jelas pola yang terbentuk antara price+MA saat kondisi trending. Sama halnya dengan Support/resistant, kondisi seperti ini sy pikir amat sayang untuk di lewatkan. dari pola ini juga dengan bantuan beberapa MA kita bisa dengan cepat membaca `cerita` chart dan sekaligus menentukan perkiraan titik entry dan titik/area untuk cut loss posisi jika ternyata analisa kita salah. so, sederhana nya langkah yang sy lakukan adalah membaca cerita sebelumnya dengan bantuan MA seperti di postingan2 sebelumnya, lalu menentukan MA yang akan dijadikan acuan (MA yang sedang trending), kemudian membuat rencana untuk entry searah dengan trend sebelumnya saat price pullback/retrace menyentuh MA acuan yang sedang trending.

Karena sy pribadi cenderung menggunakan MA daily dan weekly sebagai acuan, untuk cut loss saya lakukan jika price bergerak menembus MA acuan (daily/weekly) dan bermain 2 diatas MA acuan tersebut,ditambah dengan MA 8 jam yang juga bergerak menembus MA acuan. Jika itu terjadi maka cut loss dilakukan dan analisa lanjutan untuk mengikuti trend baru yang terbentuk dilakukan.

contohnya pada pic diatas, sy entry sell saat price retrace dan menyentuh area MA daily. Alasanya karena MA daily sy jadikan acuan dan sedang trending tajam,ditamnpah posisi price saat itu yang ada dibawah MA weekly dan daily. cut loss akan sy lakukan jika MA 8 jam berhasil bergerak menembus MA daily yang jadi acuan.

ribet amat jelasinnya sampai pake 4 postingan segala (><)!
jah ..tujuannya kan cuma share doangan. Emang sih jika dikasarkan diambil cara entrynya doangan, cuma nunggu saat price pullback ke MA diatasnya yang sedang trending dan membuka posisi searah dengan trend sebelumnya. But That`s not The point ! intinya adalah kita coba `membaca` price dengan bantuan MA,dan menginterpretasikannya sesuai kebutuhan analisa kita. Jika kita dapet intinya, settingan/periode/ dkk bukan masalah lagi.. MA telat/lagging ga berguna? ...qqqq... jujur aja jadi penasaran gimana cara menggunakan MA nya orang2 yang berpendapat gitu..(^^)!

Mohon maaf jika ada salah2 kata atau isi..kritik n saran amat nubie tunggu ..(jangan pedas2 tapinya ..hiks...)

Moving Average III

17 Mei, 2009 0 komentar

Disini nubie mencoba share pandangan dan cara yang biasa nubie gunain dalam `menganalisa` gerakan market (sok keren ceritanya). Berkaitan dengan Moving average ini, maka fokus nubie yang pertama adalah menganalisa dan mencoba`membaca` gerakan price sebelumnya di history dibandingkan dengan nilai rata-ratanya alias Moving Average. Karena pada dasarnya sy menggunakan analisa KG sebagai basis, maka parameter yang nubie gunain juga adalah parameter moving average sesuai dengan analisa KG, berbasis waktu. Note: cara pembacaan nubie ini lebih pada trend followernya sehingga mungkin bagi pengguna analisa Bollingerband+MA kg terlihat kurang dan bolong-bolong...maaf bgt yaaa..jangan dilaporin (><)!

  • point pertama yang nubie perhatikan adalah posisi price terhadap MA, apakah ada diatas MA atau di bawah MA. Pembacaan sederhananya, Jika price ada diatas MA maka berarti price cenderung mempunyai momentum lebih untuk bergerak naik. Begitu pula sebaliknya.
  • point kedua yang nubie perhatiin adalah Kondisi dari MA itu sendiri, apakah gerakan rata2 price cenderung bergerak turun atau naik. Kasarnya apakah garis MA nya trending down atau trending up.
gabungan dari dua point diatas nubie pikir cukup memberikan gambaran kasar (banget) dari kecenderungan gerakan price. Untuk lebih jelasnya silakan lihat pic dibawah

time frame yang digunakan H1 dan periode MA nya adalah 24 (MA daily) jenis simple MA, di aplikasikan ke nilai close. Di bagian A bisa dilihat jelas bahwa saat price bergerak naik, price berada di area atas dari MA daily dan MA daily pun terlihat trending up. Pembacaan kasar dari chart bagian A, price memiliki momentum naik yang cukup besar yang dapat dilihat dari posisi price yang terus berada di atas MA daily yang dijadikan parameter. Kesimpulan analisa bahwa price cenderung bergerak naik bisa didapat saat price bergerak menembus keatas MA daily setelah sebelumnya trending down, DAN price berkonsolidasi selama beberapa waktu diatas MA daily sehingga secara visual pun MA daily mulai terlihat trending up (bisa di lihat di bagian bawah ellipse A).

Bagian B bisa kita lihat bahwa price bergerak bolak balik menembus MA daily,setelah sebelumnya menembus kebawah MA daily secara tajam. Pembacaan nubie: jika price bisa tetap berada di area bawah MA daily, maka kecenderungan untuk price bergerak turun cukup besar. Namun ternyata price terlihat bergerak bolak-balik menembus MA daily sehingga pada akhirnya secara visual terlihat bahwa MA daily bergerak seimbang (flat). bagi pengguna analisa KG ini adalah kondisi ideal bgt,namun tidak sy bahas dulu dalam analisa MA ini. Bagian C bisa dikatakan kebalikan dari kondisi di A, rasanya cukup jelas ya.

So, pada dasarnya `pembacaan` chart dengan bantuan MA nubie mengacu pada dua point yang diawal aja. Soal periode/parameter MA yang digunain beda ngga ada masalah. Yang penting kita bisa `membaca` nya dengan cukup paham (ada gambaran minimalnya).

emang satu buah MA cukup?
bisa cukup bisa ngga (^^)! .. dengan satu buah MA aja sebetulnya bisa aja kita membuat analisa sekaligus memperkirakan titik-titik entry dan kemungkinan cut lossnya,hanya saja mungkin kita kehilangan detail gerakan yang cukup berharga. Untuk mendapatkan gambaran lebih detail, kita bisa menambahkan satu/beberapa MA lain dengan parameter berbeda sebagai bantuan. Cara analisanya sama aja seperti diatas,hanya saja ditambahkan perbandingan posisi dan dan kondisi MA yang satu dengan yang lainnya.

Lah, terus entrynya kapan? ribet rumit ,ruwet nih..
entrynya yaa kapan-kapan aja qqq..becanda ding. Kemungkinan titik entrynya dan penggunaan beberapa MA dalam chart kyknya lebih baik di postingan yang terpisah ya,ini juga udah kepanjangan. Point yang nubie coba tekankan di postingan ini adalah kita mampu `membaca` cerita gerakan price dengan bantuan MA pada history chart sebelumnya, diharapkan kesananya kita bisa menganalisa kemungkinan gerakan price kedepannya berdasarkan cerita sebelumnya..

mohon maaf kalau ga jelas dan ribet. jika ada saran dan kritik, amat ditunggu lhoo..
bersambung lagiii.. (^^)!

Moving Average II

15 Mei, 2009 0 komentar

di postingan sebelumnya sy coba jelasin sekilas (banget) anatomi dari moving average. Sekarang parameter periode yang digunakan,apakah itu penting? nubie ini pikir sih ga masalah,yang penting kita tau data apa yang disajikan oleh oleh MA yang digunakan. Kalau sy pribadi menggunakan parameter MA berbasis waktu dgn basis analisa MA Kang Gun, cocok untuk sy (thanks to KG..).

jadi kalau dikasarkan,nubie pikir ga ada masalah apakah kita menggunakan MA dengan periode 50,100,200,19, atau berapapun,selama kita tahu apa yang mungkin dapat kita lakukan dengan data yang disajikan.

Apakah MA berguna dalam trading nyata? lagging/telat kah? itukan menggunakan data masa lalu,ga guna dong?

sampai saat ini tool moving average amat berguna dalam keseharian trading nubie (biarpun micro,asal keliatan keren aja ..qqq). Dan so far, dalam analisa yang nubie lakukan tidak menemukan yang namanya lagging/telat. Dan tentu saja data yang digunakan buat analisa itu data masa lalu. So overall, ga ada masalah. Itu dari sudut pandang nubie lho,dan sebisa mungkin saya mencoba mendasarkannya secara netral dari pengalaman dan apa yang nubie pelajari.. mencoba untuk tidak mengekor tanpa tau yang sebenarnya.

sedikit tambahan..chart(candlestick/bar) adalah pengelompokan data gerakan currency dalam satuan waktu tertentu. tool moving average (tergantung jesin MA nya) menghitung nilai rata2 dari kelompok-kelompok data yang sebelumnya divisualisasikan dalam bentuk candlestick/bar. So pada dasarnya moving average adalah bentuk lain dari chart, bukan sesuatu yang terpisah.

ini cuma pendapat sy lhoo,di postingan berikutnya sy mencoba share cara memanfaatkan moving average dalam tradingnya langsung.

to be continue deh


Moving Average I

12 Mei, 2009 2 komentar

Banyak trader yang merasa puas dengan bantuan moving average dalam tradingnya,tapi tidak sedikit juga yang mengatakan `useless` dengan alasan data masa lalu,lagging alias telat,dan lain-lain. Jadi gimana atuh sebenarnya penggunaan moving average dalam trading teh? ngga tau juga sih ..(^^) ..

Saia mencoba mengemukakan sudut pandang saia pribadi aja. Sebelum lebih jauh,ada baiknya kita mengenal sekilas moving average itu apa..sebelum kita mau masak kentang kita harus tahu dulu kan kalau kentang itu bener-bener bisa dimakan? (^^)

Seperti namanya,moving average=pergerakan rata-rata.kasarnya kita membagi jumlah total dari data (periode) dengan banyaknya data (periode).Perhitungan tiap jenis MA berbeda2 tergantung dari titik berat jenis MA tersebut. ada simple moving average,exponensial.dsb. Untuk lebih jelas bisa di baca-baca disini, atau di wikipedia aja.




Bagian-bagian dari MA yang kita perhatikan dalam MT4 antara lain opsi Periode yang menunjukan jumlah data(candle/bar) yang dihitung, opsi MA method adalah jenis MA yang kita pilih, dan opsi Apply to yang menunjukan pada bagian data (candle) mana perhitungan MA tersebut akan di digunakan..apakah pada nilai close candle,open candle,nilai highnya atau lownya,nilai tengah(median price),atau apapun.

Apa manfaatnya mengetahui yang ginian?
paling ngga kita jadi tahu apa itu moving average meskipun cuma kulitnya,sehingga begitu kita menggunakan moving average dalam chart, paling ngga jadi tahu apa yang dihitung oleh MA tersebut,dan data apa yang diberikan oleh MA tersebut. Misalkan kita kita memasang Simple MA 50 dan 100 di chart,paling ngga kita tahu kalau garis MA yang di chart tersebut menggambarkan perhitungan data terhadap 50 dan 100 candle kebelakang..

segini dulu ah..kalau-kalau ada yang salah mohon koreksinya yaa

to be continue.. (^^)

catatan dari Sun tzu

04 Mei, 2009 0 komentar

cuma catatan pribadi ini mah, dari Sun tzu : art of war

Bahwa jendral yang bijaksana mudah untuk beradaptasi. Jendral yang mudah beradaptasi akan mengetahui bagaimana ia menggunakan kekuatannya. Jendral yang tidak mampu beradaptasi tidak akan mampu mengambil manfaat dari kesempatan-kesempatan..


Dalam forex trading rasanya kena banget deh, kita harus bisa memanfaatkan kesempatan yang muncul untuk melakukan transaksi Buy atau sell. Dengan kata lain, melihat ke 2 arah kemungkinan gerakan price.

Kadang,disadari atau ngga dalam satu sesi trading kita terpaku pada satu arah aja. Dan lucunya, meskipun sudah tau salah tetap aja keras kepala memasang posisi berlawanan dengan arah price. Baru berhenti dan sadar saat equity berkurang drastis,itupun kalau tidak habis karena sisa equity yang ada digunakan untuk `balas dendam` .... qqqq.

forex trading butuh `pengorbanan` untuk difahami, dan sering kali sifat diri kita sendiri menambahkan kata `berat bin susah` dan membuatnya jadi kenyataan.. hiks ... (><)!

postingan lain tentang Sun Tzu